HAPPY SHOPPING:)

Minggu, 25 November 2018 November 25, 2018

AGAMA ISLAM

MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X

Hasil gambar untuk materi agama islam kelas 10


1.     Al-Asmā’u al-Husnā artinya adalah nama-nama yang baik dan indah yang hanya dimiliki oleh Allah Swt. sebagai bukti keagungan-Nya. Nama-nama Allah Swt. yang agung dan mulia itu merupakan suatu kesatuan yang menyatu dalam kebesaran dan keagungan-Nya.
2.     Dalam al-Asmā’u al-¦usnā terdapat sifat-sifat Allah Swt. yang wajib dipercayai kebenarannya dan dijadikan petunjuk jalan oleh orang yang beriman dalam bersikap dan berperilaku.
3.      Orang yang beriman akan menjadikan tujuh sifat Allah Swt. dalam al-Asmā’u al-Husnā sebagai pedoman hidupnya, dengan berperilaku: adil, pemaaf, bijaksana, menjadi pemimpin yang baik, selalu berintrospeksi diri, berbuat baik dan berkasih sayang, bertakwa, menjaga kesucian, menjaga keselamatan diri, berusaha menjadi orang yang terpercaya, memberikan rasa aman pada orang lain, suka bersedekah, dan sebagainya.
4.       Al-Karim mempunyai arti Yang Mahamulia, Yang Mahadermawan atau Yang Maha Pemurah. Allah Mahamulia di atas segala-galanya, sehingga apabila seluruh makhluk-Nya tidak ada satu pun yang taat kepada-Nya, tidak akan mengurangi sedikitpun kemuliaan-Nya.
5.       al-Mu’min dapat dimaknai Allah sebagai Maha Pemberi rasa aman bagi makhluk ciptaan-Nya dari perbuatan zalim. Allah adalah sumber rasa aman dan keamanan dengan menjelaskan sebab-sebabnya.
6.       Al-Wakil mempunyai arti Yang Maha Pemelihara atau Yang Maha Terpercaya. Allah memelihara dan menyelesaikan segala urusan yang diserahkan oleh hamba kepada-Nya tanpa membiarkan apa pun terbengkalai.
7.       Al-Matin berarti bahwa Allah Mahasempurna dalam kekuatan dan kekukuhan-Nya. Kekukuhan dalam prinsip sifat-sifat-Nya, tidak akan Allah melemahkan suatu sifat-Nya. Allah juga Mahakukuh dalam kekuatan-kekuatan-Nya.
8.       Al-Jāmi’ berarti Allah Maha Mengumpulkan dan mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi. Kemampuan Allah SWT tersebut tentu tidak terbatas sehingga Allah mampu mengumpulkan segala sesuatu, baik yang serupa maupun yang berbeda, yang nyata maupun yang gaib, yang terjangkau oleh manusia maupun yang tidak bisa dijangkau oleh manusia, dan lain sebagainya.
9.       Al-Adl berarti Mahaadil. Keadilan Allah SWT bersifat mutlak, tidak dipengaruhi apa pun dan siapa pun. Allah Mahaadil karena Allah selalu menempatkan sesuatu pada tempat yang semestinya, sesuai dengan keadilan-Nya yang Mahasempurna.
10.     Al-Ākhir berarti zat Yang Maha Akhir. Maha Akhir di sini dapat diartikan bahwa Allah Swt. adalah Zat yang paling kekal. Tidak ada sesuatu pun setelah-Nya. Tatkala semua makhluk, bumi seisinya hancur lebur, Allah Swt. tetap ada dan kekal.

Memahami Makna Busana Muslim/Muslimah dan Menutup Aurat
1. Makna Aurat
Menurut bahasa, aurat berati malu, aib, dan buruk. Kata aurat berasal dari kataawira yang artinya hilang perasaan. Jika digunakan untuk mata, berarti hilang cahayanya dan lenyap pandangannya. Pada umumnya, kata ini memberi arti yang tidak baik dipandang, memalukan dan mengecewakan. Menurut istilah dalam hukum Islam, aurat adalah batas minimal dari bagian tubuh yang wajib ditutupi karena perintah Allah Swt.
2. Makna Jilbab dan Busana Muslimah
Secara etimologi, jilbab adalah sebuah pakaian yang longgar untuk menutup seluruh tubuh perempuan kecuali muka dan kedua telapak tangan. Dalam bahasa Arab, jilbab dikenal dengan istilah khimar, dan bahasa Inggris jilbab dikenal dengan istilah veil. Selain kata jilbab untuk menutup bagian dada hingga kepala wanita untuk menutup aurat perempuan, dikenal pula istilahkerudungHijab, dan sebagainya.
Pakaian adalah barang yang dipakai (baju, celana, dan sebagainya). Dalam bahasa Indonesia, pakaian juga disebut busana. Jadi, busana muslimah artinya pakaian yang dipakai oleh perempuan. Pakaian perempuan yang beragama Islam disebut busana muslimah. Berdasarkan makna tersebut, busana muslimah dapat diartikan sebagai pakaian wanita Islam yang dapat menutupaurat yang diwajibkan agama untuk menutupinya, guna kemaslahatan dan kebaikan wanita itu sendiri serta masyarakat di mana ia berada.
Perintah menutup aurat sesungguhnya adalah perintah Allah Swt. Yang dilakukan secara bertahap. Perintah menutup aurat bagi kaum perempuan pertama kali diperintahkan kepada istri-istri Nabi Muhammad saw. agar tidak berbuat seperti kebanyakan perempuan pada waktu itu (Q.S. al-Azzāb/33:
32-33). Setelah itu, Allah Swt. memerintahkan kepada istri-istri Nabi saw. agar tidak berhadapan langsung dengan laki-laki bukan mahramnya (Q.S. al-Ahzāb/33:53).
Selanjutnya, karena istri-istri Nabi saw. juga perlu keluar rumah untuk mencari kebutuhan rumah tangganya, Allah Swt. memerintahkan mereka untuk menutup aurat apabila hendak keluar rumah (Q.S. al-Ahzāb/33:59).
Dalam ayat ini, Allah Swt. memerintahkan untuk memakai jilbab, bukan hanya kepada istri-istri Nabi Muhammad saw. dan anak-anak perempuannya, tetapi juga kepada istri-istri orang-orang yang beriman. Dengan demikian, menutupaurat atau berbusana muslimah adalah wajib hukumnya bagi seluruh wanita
yang beriman.

Menerapkan Perilaku Mulia
Mengenakan busana yang sesuai dengan syari’at Islam bertujuan agar manusia terjaga kehormatannya. Ajaran Islam tidak bermaksud untuk membatasi atau mempersulit gerak dan langkah umatnya. Justru dengan aturan dan syari’at tersebut, manusia akan terhindar dari berbagai kemungkinan yang akan mendatangkan bencana dan kemudaratan bagi dirinya.
Berikut ini beberapa perilaku mulia yang harus dilakukan sebagai pengamalan berbusana sesuai syari’at Islam, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

1. Sopan-santun dan ramah-tamah
Sopan-santun dan ramah-tamah merupakan ciri mendasar orang yang beriman. Mengapa demikian? Karena ia merupakan salah satu akhlak yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. sebagai teladan dan panutan. Rasulullah adalah orang yang santun dan lembut perkataannya serta ramah-tamah perilakunya. Hal itu ia tunjukan bukan saja kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya, tetapi kepada orang lain bahkan kepada orang yang memusuhinya sekalipun.

2. Jujur dan amanah
Jujur dan amanah adah sifat orang-orang beriman dan saleh. Tidak akan keluar perkataan dusta dan perilaku khianat jika seseorang benar-benar beriman kepada Allah Swt. Orang yang membiasakan diri dengan hidup jujur dan amanah, maka hidupnya akan diliputi dengan kebahagiaan. Betapa tidak, banyak orang yang hidupnya gelisah dan menderita karena hidupnya penuh dengan dusta.
Dusta adalah seburuk-buruk perkataan.

3. Gemar beribadah
Beribadah adalah kebutuhan ruhani bagi manusia sebagaimana olah raga, makan, minum, dan istirahat sebagai kebutuhan jasmaninya. Karena ibadah adalah kebutuhan, maka tidak ada alasan orang yang beriman untuk melalaikan atau meninggalkannya. Malahan, ia akan dengan senang hati melakukannya
tanpa ada rasa keterpaksaan sedikitpun.


4. Gemar menolong sesama
Menolong orang lain pada hakikatnya menolong diri sendiri. Bagi orang yang beriman, menolong dengan niat ikhlas karena Allah Swt. semata akan mendatangkan rahmat dan karunia yang tiada tara. Berapa banyak orang yang gemar membantu orang lain hidupnya mulia dan terhormat. Namun sebaliknya, bagi orang-orang yang kikir dan enggan membantu orang lain, dapat dipastikan ia akan mengalami kesulitan hidup di dunia ini. Tolonglah orang lain, niscaya pertolongan akan datang kepadamu meskipun bukan berasal dari orang yang kamu tolong!

5. Menjalankan amar makruf dan nahi munkar
Maksud amar makruf dan nahi munkar adalah mengajak dan menyeru orang lain untuk berbuat kebaikan dan mencegah orang lain melakukan kemunkaran/kemaksiatan. Hal ini dapat dilakukan dengan efektif jika ia telah memberikan contoh yang baik bagi orang lain yang diserunya. Tugas mulia tersebut haruslah dilakukan oleh setiap orang yang beriman. Ajaklah orang lain berbuat kebaikan dan cegahlah ia dari kemunkaran!

1.       Menutup aurat adalah kewajiban agama yang ditegaskan dalam al-Qur’ān maupun hadis Rasulullah saw.
2.       Kewajiban menutup aurat disyari’atkan untuk kepentingan manusia itu sendiri sebagai wujud kasih sayang dan perhatian Allah Swt. terhadap kemaslahatan hamba-Nya di muka bumi.
3.       Kewajiban bagi kaum mukminah untuk mengenakan jilbab untuk menutup auratnya kecuali terhadap beberapa golongan.
4.       Dalam Q.S. al-A¥zāb/33:39 ditegaskan perintah menggunakan jilbab dan memanjangkannya hingga ke dada, dengan tujuan untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada setiap mukminah.
5.       Hadis dari Ummu A¯iyyah berisi anjuran kepada setiap muslimah untuk menghadiri śalat ‘´dul Fitri dan ‘´dul Adha meskipun sedang haid atau dipingit. Sementara yang tidak memiliki jilbab, dia bisa meminjamnya dari saudara seiman.
6.       Allah Swt. berfirman dalam Q.S. an-Nμr/24:31 untuk menjaga pandangan, memelihara kemaluan, dan tidak menampakkan aurat, kecuali kepada: suami, ayah suami, anak laki-laki suami, saudara laki-laki, anak laki saudara lakilaki, anak lelaki saudara perempuan, perempuan mukminah, hamba sahaya, pembantu tua yang tidak lagi memiliki hasrat terhadap wanita.
7.       Allah Swt. memerintahkan setiap mukmin dan mukminah di dua ayat ini untuk bertaubat untuk memperoleh keberuntungan.


MEMAHAMI MAKNA KEJUJURAN
1. Pengertian Jujur
Dalam bahasa Arab, kata jujur semakna dengan “aś-śidqu” atau “śiddiq” yang berarti benar, nyata, atau berkata benar. Lawan kata ini adalah dusta, atau dalam bahasa Arab ”al-kazibu”. Secara istilah, jujur atau aś-śidqu bermakna: (1) kesesuaian antara ucapan dan perbuatan; (2) kesesuaian antara informasi
dan kenyataan; (3) ketegasan dan kemantapan hati; dan (4) sesuatu yang baik yang tidak dicampuri kedustaan.
2. Pembagian Sifat Jujur
Imam al-Gazali membagi sifat jujur atau benar (śiddiq) sebagai berikut.
a.       Jujur dalam niat atau berkehendak, yaitu tiada dorongan bagi seseorang dalam segala tindakan dan gerakannya selain dorongan karena Allah Swt.
b.       Jujur dalam perkataan (lisan), yaitu sesuainya berita yang diterima dengan yang disampaikan. Setiap orang harus dapat memelihara perkataannya. Ia tidak berkata kecuali dengan jujur. Barangsiapa yang menjaga lidahnya dengan cara selalu menyampaikan berita yang sesuai dengan fakta yang sebenarnya, ia termasuk jujur jenis ini. Menepati janji termasuk jujur jenis ini.
c.       Jujur dalam perbuatan/amaliah, yaitu beramal dengan sungguh sehingga perbuatan zahirnya tidak menunjukkan sesuatu yang ada dalam batinnya dan menjadi tabiat bagi dirinya.


Jujur adalah sikap yang tulus dalam melaksanakan sesuatu yang diamanatkan, baik berupa harta maupun tanggung jawab. Orang yang melaksanakan amanat disebut al-Amin, yakni orang yang terpercaya, jujur, dan setia. Dinamai demikian karena segala sesuatu yang diamanatkan kepadanya menjadi aman dan terjamin dari segala bentuk gangguan, baik yang datang dari dirinya sendiri maupun dari orang lain. Sifat jujur dan terpercaya merupakan sesuatu yang sangat penting dalam segala aspek kehidupan, seperti dalam kehidupan rumah tangga, perniagaan, perusahaan, dan hidup bermasyarakat.
Di antara faktor yang menyebabkan Nabi Muhammad saw. berhasil dalam membangun masyarakat Islam adalah karena sifat-sifat dan akhlaknya yang sangat terpuji. Salah satu sifatnya yang menonjol adalah kejujurannya sejak masa kecil sampai akhir hayatnya sehingga ia mendapa gelar al-Amin (orang yang dapat dipercaya atau jujur).
Kejujuran akan mengantarkan seseorang mendapatkan cinta kasih dan keridaan Allah Swt. Sedangkan kebohongan adalah kejahatan tiada tara, yang merupakan faktor terkuat yang mendorong seseorang berbuat kemunkaran dan menjerumuskannya ke jurang neraka.
Kejujuran sebagai sumber keberhasilan, kebahagian, serta ketenteraman, harus dimiliki oleh setiap muslim. Bahkan, seorang muslim wajib pula menanamkan nilai kejujuran tersebut kepada anak-anaknya sejak dini hingga pada akhirnya mereka menjadi generasi yang meraih sukses dalam mengarungi
kehidupan. Adapun kebohongan adalah muara dari segala keburukan dan sumber dari segala kecaman karena akibat yang ditimbulkannya adalah kejelekan, dan hasil akhirnya adalah kekejian. Akibat yang ditimbulkan oleh kebohongan adalan namimah (mengadu domba), sedangkan namimah dapat melahirkan kebencian. Demikian pula kebencian adalah awal dari permusuhan.
Dalam permusuhan tidak ada keamanan dan kedamaian. Dapat dikatakan bahwa, “orang yang sedikit kejujurannya niscaya akan sedikit temannya.”

Menerapkan Perilaku Mulia
Jujur adalah perilaku yang sangat mulia. Ia adalah sifat yang wajib dimiliki oleh para nabi dan rasul Allah swt. sehingga separuh gelar kenabian akan disandangkan kepada orang-orang yang senantiasa menerapkan perilaku jujur. Penerapan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan keluarga,sekolah, maupun masyarakat misalnya seperti berikut:
1. Meminta izin atau berpamitan kepada orang ketika akan pergi ke mana pun.
2. Tidak meminta sesuatu di luar kemampuan kedua orang tua.
3. Mengembalikan uang sisa belanja meskipun kedua orang tua tidak mengetahuinya.
4. Melaporkan prestasi hasil belajar meskipun dengan nilai yang kurang memuaskan.
5. Tidak memberi atau meminta jawaban kepada teman ketika sedang ulangan atau ujian sekolah.
6. Mengatakan dengan sejujurnya alasan keterlambatan datang atau ketidakhadiran ke sekolah.
7. Mengembalikan barang-barang yang dipinjam dari teman atau orang lain meskipun barang tersebut tampak tidak begitu berharga.
8. Memenuhi undangan orang lain ketika tidak ada hal yang dapat menghalanginya.
9. Tidak menjanjikan sesuatu yang kita tidak dapat memenuhi janji tersebut.
10. Mengembalikan barang yang ditemukan kepada pemiliknya atau melalui pihak yang bertanggung jawab.
11. Membayar sesuatu sesuai dengan harga yang telah disepakati.


Diperbolehkan dusta hanya untuk tiga hal saja, yaitu ketika seorang istri memuji suaminya atau sebaliknya. Ketika seseorang yang akan mencelakai orang yang tidak bersalah dengan mengatakan bahwa orang yang dicari tidak ada. Ketika ucapan dusta untuk mendamaikan dua orang yang sedang bertikai agar damai dan rukun kembali.

SUMBER :http://kakippy.blogspot.com/2017/09/materi-pendidikan-agama-islam-kelas-x.html

BIOLOGI


SELASA, 29 OKTOBER 2013

Rangkuman Biologi Kelas X Semester 1



RESUME BIOLOGI

BAB 1
BIOLOGI SEBAGAI ILMU
  • Biologi adalah ilmu tentang kehidupan. Diambil dari bahasa Yunani, bios yang berarti kehidupan dan logos yang berarti ilmu
  • Berdasarkan tingkat organisasi :
1.        Tingkat molekul              : Biologi molekuler, biokimia, dan genetika
2.        Tingkat sel                      : Sitologi
3.        Tingkat jaringan              : Histologi
4.        Tingkat organ dan sistem organ : Organologi, anatomi, dan fisiologi :
§  Pulmonologi            : Paru-paru manusia
§  Kardiologi                : Jantung manusia
§  Endokrinologi          : Sistem endoktrin manusia
§  Neurologi                : Sistem saraf manusia
5.        Tingkat individu              : Biologi perkembangan
6.        Tingkat populasi             : Biologi populasi, biogeografi, dan generika populasi
7.        Tingkat ekosistem          : Ekologi, ilmu lingkungan, toksikologi, biologi kelautan, dan limnologi
8.        Tingkat bioma                 : Bioma tropis
  • Cabang biologi yang mempelajari kehidupan pada suatu kelompok organisme, diantaranya sebagai berikut : 
1.        Taksonomi      : Pengelompokkan berdasarkan persamaan dan perbedaan organisme
2.        Virologi           : Virus
3.        Mikrobiologi    : Mikroorganisme
4.        Bakteriologi    : Bakteri
5.        Mikologi          : Jamur, ragi, dan kapang
6.        Botani             : Tumbuhan. Co : 
§  Pteridologi              : Paku
§  Bryologi                   : Lumut
7.        Zoologi : Hewan. Co:
§  Entomologi             : Serangga
§  Iktiologi                   : Ikan
§  Herpetologi             : Reptilia dan amfibi
§  Ornitologi                : Unggas
§  Mamologi               : Mamalia
  • Cabang biologi berdasarkan aspek kehidupan :
1.        Biologi perkembangan   : Perkembangan individu organisme
2.        Embriologi                      : Perkembangan embrio
3.        Anatomi                          : Struktur internal organisme
4.        Fisiologi                          : Fungsi yang terjadi pada kehidupan organisme
  • Cabang biologi kelompok ilmu campuran dan terapan :
1.        Biokimia : Proses kimia dalam sistem kehidupan
2.        Biofisika : Proses fisika dalam sistem kehidupan
3.        Bioteknologi : Teknologi yang memanfaatkan organisme
4.        Paleontologi : Perkembangan sejarah kehidupan berdasarkan catatan fosil
  • Manfaat biologi : 
o    Bidang pertanian : Peningkatan produksi pangan
1.        Teknik penanaman yang lebih efisien
2.        Tanaman budidaya melalui rekayasa genetika, mampu menghasilkan insektisida sendiri
3.        Teknik kultur jaringan
4.        Teknik rekayasa genetika, buah-buahan tanpa biji
o    Bidang peternakan : Peningkatan produksi hewan ternak
1.        Inseminasi buatan (kawin suntik)
2.        Fertilisasi in vitro, menghasilkan embrio diluar uterus
o    Bidang kesehatan : Pencegahan diagnosa, dan penanganan terhadao berbagai penyakit dan kelainan
1.        Transplantasi organ
2.        Menciptakan vaksin-vaksin
3.        Teknik bayi tabung
4.        Antibiotik 
o    Bidang industri 
1.        Pemanfaatan mikroorganisme dalam industri makanan
2.        Pemanfaatan beberapa jenis mikroorganisme dalam industri obat-obatan
  • Metode ilmiah, tahapannya :
1.        Menemukan masalah : Pertanyaan yang timbul dari melihat masalah
2.        Mengajukan hipotesis : Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap masalah, hipotesis didasari pada pengetahuan dan hasil penelitian terdahulu
3.        Melakukan percobaan : Untuk menguji kebenaran hipotesis. Sebelum melakukan percobaan, harus dilakukan perencanaan  percobaan yang meliputi
§  Menentukan alat dan bahan
§  Menentukan variabel :
1.        Variabel adalah ciri objek yang dapat diukur secara kuantitatif dan memiliki nilai yang berubah-ubah
2.        Variabel bebas merupakan faktor yang diubah 
3.        Variabel terikat adalah faktor yang berubah tergantung perubahan variabel bebas
4.        Pada percobaan biologi terdapat 2 kelompok : Kelompok yang diberi perlakuan dan kelompok kontrol (Kelompokyang tidak diberi perlakuan)
4.        Menarik kesimpulan : Berisi hasil percobaan yang dapat mendukung atau tidak mendukung hipotesis yang dibuat sebelumnya
  • Laporan ilmiah, urutannya :
1.        Perumusan masalah dan hipotesis 
2.        Tujuan
3.        Metode 
4.        Hasil
5.        Pembahasan : Harus menunjukkan apakah kasil tersebut menjawab hipotesis awal atau tidak
6.        Kesimpulan : Intisari atau hasil percobaan dan pembahasaan. Harus menjawab pertanyaan awal yang diajukan sebelum melakukan pecobaan



BAB 2
KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
  • Sistem klasifikasi : Sistem yang dapat memudahkan kita mempelajari dan mengenali makhluk hidup
  • Taksonomi : Cabang ilmu biologi yang mengkaji pengelompokkan makhluk hidup
  • Sistem klasifikasi makhluk hidup pertama kali dipelopori oleh Carolus Linnaeus
  • Proses klasifikasi – makhluk hidup dikelompokkan berdasarkan persamaan dan perbedaan cirinya
1.        Sistem klasifikasi alami                                 : Pengelompokkan berdasarkan ciri morfologi, anatomi, dan fisiologi
2.        Sistem klasifikasi filogeni              : Pengelompokkan yang memperhatikan sejarah evolusi
3.        Sistem klasifikasi buatan               : Pengelompokkan berdasarkan ciri morfologi yang mudah dilihat
  • Tingkatan takson makhluk hidup :
1.        Kingdom
2.        Filum (untuk hewan) atau divisio (untuk tumbuhan)
3.        Kelas
4.        Ordo
5.        Family
6.        Genus
7.        Spesies
  • Sistem tata nama makhluk hidup :
o    Carolus Linnaeus pada tahun 1735 menciptakan sistem tata nama
o    Menggunakan bahasa Latin
o    Terdiri dari 2 bagian :
1.        Bagian pertama : Nama genus (diawali huruf besar)
2.        Bagian kedua : Nama spesies (diawali huruf kecil)
o    Kedua bagian nama tersebut dicetak miring jika diketik dengan komputer atau digarisbawahi jika ditulis dengan tangan
o    Sistem penamaan yang terdiri dari 2 bagian ini disebut tata nama ganda (binomial nomenclature)
  • Manfaat klasifikasi :
1.        Mengetahui keanekaragaman hayati
2.        Mengenal berbagai jenis spesies makhluk hidup meliputi ciri makhluk hidup, hubungan kekerabatan, interaksi antar makhluk hidup dengan lingkungannya
3.        Mengetahui ciri-ciri unggul dari berbagai spesies makhluk hidup, kita dapat memanfaatkan secara langsung antara lain untuk bahan pangan, sandang, dan papan
  • Beberapa sistem klasifikasi yang sudah dikembangkan para ilmuwan biologi :
1.        Sistem dua kingdom       : Kelompok tumbuhan dan kelompok hewan
2.        Sistem tiga kingdom      : Protista, plantae, dan animalia
3.        Sistem empat kingdom : Monera, protsta, plantae, dan animalia
4.        Sistem lima kingdom     : Monera, protista, fungi, plantae, animalia
5.        Sistem enam kingdom   : Eubacteria, Archaebacteria, protista, fungi, plantae, dan animalia
  • Identifikasi atau determinasi adalah menentukan nama hewan atau tumbuhan dengan benar dan menempatkannya di dalam sistem klasifikasi hewan dan tumbuhan. Caranya :
1.        Ingatan            : Determinasi dilakukan berdarkan pengetahuan atau ingatan kita tentang tumbuhan atau hewan yang dikenal sebelumnya
2.        Bantuan orang lain         : Determinasi tumbuhan/hewan dapat dilakukan dengan meminta bantuan ahli-ahlu botani, zoologi, atau siapa saja yang dapat membantu
3.        Spesimen acuan             : Identifikasi tumbuhan/hewan dilakukan dengan membandingkan secara langsung dengan spesimen acuan yang telah diidentifikasi dan diberi etiket bertuliskan namanya
4.        Pustaka : Membandingkan/mencocokkan ciri-ciri tumbuhan.hewan yang akan diidentifikasi dengan pustaka. Dapat pula mengguanakan kunci identifikasi atau determinasi
5.        Komputer        : Program komputer yang dapat menyimpan, mengolah, dan memberikan keterangan tentang tumbuhan/hewan
  • Kunci dikotom : Kunci identifikasi dengan menelusuri jalur yang ditetapkan oleh keputusan beraturan dengan setiap pilihannya adalah biner (karena hanya ada 2 alternatif) 


BAB 3
VIRUS
  • Ciri virus :
1.        Ukuran dan bentuk
1.        25-300 nm
2.        Paling kecil virus polio. Paling besar virus TMV
3.        Bulat : Virus influenza, & HIV
4.        Oval : Virus rabies
5.        Batang : Virus TMV
6.        Polihedral : Adenovirus
7.        Huruf T : Bakteriofage
2.        Struktur dan fungsi
1.        Bukan berupa sel (aseluler), berupa partikel yang disebut virion
2.        Asam nukleat : Molekul pembawa informasi genetika. DNA saja/RNA saja
3.        Selubung protein (kapsid) : Pembungkus asam nukleat, tersusun dari subunit protein yang disebut kapsomer
4.        Memberi bentuk virus
5.        Virus kompeks : Memiliki bagian kepala dan ekor. Contoh : Bakteriofage
6.        Gabungan dari asam nukleat dan kapsid disebut nukleokapsid
  • Reproduksi :
http://insightbiology.files.wordpress.com/2010/12/3-2-11.jpg
1.        Tahap pelekatan : Saat partikel virus (virion) melekat pada sel yang diinfeksi. Tempat pelekatan disebut reseptor
2.        Tahap penetrasi : Tahap materi genetik virus masuk ke dalam sitoplasma sel inang
3.        Tahap replikasi dan sintesis : Tahap terjadinya perbanyakan partikel virus di dalam sel inang. Sel inang akan dikendalikan sehingga sel dapat membuat komponen virus
4.        Tahap pematangan : Penyusunan asam nukleat dan protein menjadi partikel virus yang utuh
5.        Tahap pelepasan : Tahap partikel virus keluar dari sel inang dengan memecahkan sel tersebut
6.        Siklus litik : Tahapnya seperti diatas, pematangan berlangsung cepat kemudian memecahkan sel tersebut hingga sel inang mati (lisis)
7.        Siklus lisogenik : DNA/RNA virus yang disisipkan pada kromosom sel inang akan mengadakan replikasi secara terus-menerus. Menghasilkan banyak sel anakan yang terinfeksi
  • Habitat : 
1.        Bakteri
2.        Mikroorganisme
3.        Eukariot (seperti protozoa dan khamir)
4.        Tumbuhan : Masuk melalui perantara serangga (vektor)
5.        Hewan/manusia : Masuk melalui makanan, minuman, udara, darah, luka, atau gigitan
  • Klasifikasi :
1.        Menggunakan sistem ICTV (International Committee on Taxonomy of Viruses)
2.        3 tingkat takson :
a.        famili diakhiri viridae,
b.        genus diakhiri virus,
c.        spesies menggunakan bahasa Inggris dan diakhiri virus 
3.        Virus bakteri : Bakteriofage/fage, mengandung DNA
4.        Virus mikroorganisme eukariotik : Mengandung RNA, contoh : Mycovirus
5.        Virus tumbuhan : Mengandung RNA, contoh : TMV
6.        Virus hewan : Mengandung RNA/DNA, contoh : Virus penyakit mulut dan kaki pada sapi
  • Virus yang memberi manfaat : Bidang rekayasa genetika krn dapat digunakan untuk kloning gen (produksi DNA secara identik). Co : Mengendalikan pertumbuhan serangga, terapi gen manusia
  • Virus yang merugikan : 
1.        Virus yang menyebabkan penyakit pada manusia
§  Influenza virus : Menyebabkan penyaki flu
§  Human immunodeficiency virus (HIV) : Penyebab AIDS, menyerang sel-sel darah putih jenis limfosit B
§  Hepatitis delta virus : Penyakit hepatitis B
§  Ebola virus : Penyakit ebola
§  Measles virus : Penyakit cacar
§  Polio virus : Penyakit polio
§  Herpes simplex virus : Penyakit herpes
§  Mumps virus : Penyakit gondong
§  Human papollomavirus : Penyebab kutil pada kilit
2.        Virus yang menyebabkan penyakit pada hewan
§  Rous sarcoma (RSV) : Penyebab tumor pada ayam
§  Bovine papillomavirus : Penyebab tumor pada sapi
§  Virus penyakit mulut dan kaki pada sapi
§  Virus penyakit tetelo pada ayam (Newcastle disease)
§  Rabies virus : Penyebab rabies pada anjing, monyet, kucing dan manusia
3.        Virus yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan 
§  Tobacco mosaic virus (TMV) : Penyakit mosaik pada tembakau
§  Citrus leprosis virus (CiLV) : Penyebab penyakit pada jeruk
§  Virus tungro : Penyakit pada tanaman padi
§  Virus yang menyerang tanaman hias
  • Pencegahan terhadap virus : Pemberian vaksin. Vaksin adalah suatu zat yang mengandung mikroorganisme patogen yang sudah dilemahkan, memberikan kekebalan secara pasif. Contoh :
o    OPV (Oral polio vaccine) : Vaksin polio
o    Vaksin rabies
o    Vaksin hepatitis B
o    Vaksin influenza
o    Vaksin cacar
o    Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) untuk cacar, gondong dan campak



A.       Eubacteria 
  • eu (=sejati) dan bacteria (=bakteri). Eubacteria (=bakteri sejati)
  • Bakteri ditemukan pertama kali oleh Anthony Van Leeuwenhoek
  • Ilmu yang mempelajari bakteri adalah bakteriologi
  • Ciri sel : 
1.        Ukuran dan bentuk sel : berdiameter 0,12 mikron sampai ratusan mikron. Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Ada 3 bentuk dasar :
http://biobakteri.files.wordpress.com/2009/06/649px-bacterial_morphology_diagram-svg1.png

§  Kokus (bulat) 
§  Basil (batang)
§  spirila (spiral)
2.        Struktur dan fungsi sel :
§  Dinding sel : berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk bakteri. Terususn daripeptidoglikan, yaitu gabungan protein dan polisakarida. Berdasarkan ketebalan lapisan peptidoglikan : 
1.        Bakteri gram positif : Bakteri yang memiliki dinding sel dengan lapisan peptodoglikan yang tebal, warna : ungu, co : Vibrio cholerae
2.        Bakteri gram negatif : Bakteri yang memiliki dinding sel dengan lapisan peptidoglikan yang tipis, warna : merah muda/merah, co : E.coli
§  Membran plasma : Membarn yang menyelubungi sitoplasma. Tersusun dari lapisan fosfolipid dan protein. Bersifat selektif permeabel dan berfungsi untuk mengatur pertukaran zat antara sel dengan lingkungannya
§  Sitoplasma : Cairan sel. Mengandung ribosom, DNA, dan granula penyimpanan
§  Ribosom : Organel yang berukuran sangat kecil dan merupakan tempat terjadinya sintesis protein yang dibantu oleh RNA
§  DNA : Materi pembawa informasi genetik 
§  Granula penyimpanan : Berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan
§  Kapsul atau lapisan lendir : lapisan diluar dinding sel. Tebal=kapsul / tipis=lapisan lendir. Berfungsi membantu sel bakteri melekat pada suatu permukaan/dengan sel bakteri lainnya, pertahanan bakteri dari sel-sel fagosit, dan melindungi sel bakteri saat mengalami kekeringan
§  Flagelum : Bulu cambuk 
1.        Satu : Monotrik
2.        Banyak flagelum di satu sisi : Lofotrik
3.        1/banyak flagelum di dua sisi : Amfitrik
4.        Tersebar di seluruh permukaan : Peritrik
§  Endospora : Bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif
  • Cara hidup : Berdasarkan cara memperoleh makanan
o    Bakteri heterotrof : Bakteri yang makanannya berupa senyawa organik dari organisme lain.Terbagi menjadi :
1.        Bakteri saprofit : Bakteri yang memperoleh makanan dari sisa organisme lain/produk organisme lain. Baketri pengurai (dekomposer)
2.        Bakteri parasit : Bakteri yang memperoleh makanan dari inangnya. Jika menimbulkan penyakit pada inangnya maka akan disebut bakteri patogen
o    Bakteri autotrof : Bakteri yang mampu membuat makanannya sendiri
  • Berdasarkan Kebutuhan oksigen untuk merombak makanan agar memperoleh energi :
o    Bakteri aerob : Membutuhkan oksigen untuk memperoleh energi
o    Bakteri anaerob : Tidak membutuhkan oksigen untuk memperoleh energi. Energi diperoleh dengan fermentasi. Dibedakan menjadi : 
1.        Anaerob obligat : Hanya dapat hidup juka tidak ada oksigen
2.        Anaerob fakultatif : Dapat hidup jika ada oksigen maupun tidak ada oksigen
  • Reproduksi :
1.        Aseksual : Pembelahan biner (setiap sel membelah menjadi 2)
2.        Seksual : 
§  Transformasi : Masuknya DNA telanjang ke dalam sel bakteri dan mengubah sifat sel bakteri
§  Transduksi : Pemindahan materi genetik 1 sel bakteri ke sel bakteri lainnya dengan perantara organisme lain, yaitu bakteriofage
§  Konjugasi : Pemindahan materi genetik secara langsung melalui kontak sel dengan membentuk struktur seperti jembatan di antara 2 sel bakteri yang berdekatan
  • Habitat : Lingkungan lembab atau agak basah dengan temperatur 25-37 derajat Celsius
  • Klasifikasi eubacteria : 5 filum 
1.        Proteobacteria : bakteri ungu yang bersifat fotoautotrof/fotoheterotrof dan proteobacteria yang bersifat kemoautotrof/kemoheterotrof
2.        Cyanobacteria :
§  Memiliki klorofil
§  Tidak memiliki alat gerak tapi dapat melakukan fotosintesis 
§  Hidup soliter/koloni. Koloni berbentuk benang, lembaran, atau bola berongga. 
§  Berbentuk benang ada 3 macam sel utama : 1. Heterokista : Sel berdinding tebal yang berguna untuk mengikat nitrogen, 2. Akinet : Sel berdinding tebal yang berfungsi untuk pertahanan diri, 3. Baeosit : Sel-sel bulat kecil hasil reproduksi, berguna untuk fotosintesis.
§  Tidak memiliki membarn inti (prokariot)
§  Mengandung pigmen klorofil, karoten, fikosianin (biru), dan fikoeritrin (merah)
§  Autotrof
§  Menghasilkan oksigen
§  Reproduksi : Aseksual : Pembelahan biner, fragmentasi, dan pembentukan akinet (spora)
3.        Spirochetes : Berbentuk spiral dengan panjang 5-250 mikron. Merupakan bakteri gram negatif. Memiliki suatu struktur unik yang disebut filamen aksial : Semacam serabut di sepanjang tubuh, di dalam selubung terluang tetapi di luar dinding sel, berfungsi untuk membuat gerakan berputar
4.        Chlamydias : Hidup sebagai parasit. Memiliki 2 bentuk sel dalam siklus hidupnya, yaitu : 
§  Badan dasar : Masuk ke dalam sel inang dan berkembang menjadi badan inisial
§  Badan inisial : Tumbuh dan membelah diri, lalu membentuk badan dasar kembali dan dilepaskan ke sel inang yang disertai pecahnya sel inang
5.        Bakteri gram positif : Beberapa bakteri gram positif membentuk endospora ketika lingkungan miskin akan zat makanan

B.       Archaebacteria
  • Kelompok bakteri yang dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan, namun membran plasmanya mengandung lipid
  • Hidup pada lingkungan ekstrim
  • Berdasarkan lingkungan ekstrimnya, Archaebacteria dibagi menjadi 3 :
1.        Bakteri metanogen : Bakteri yang menghasilkan metana dari gas hidrogen dan karbon dioksida/asam asetat. Metana disebut juga biogas. Hidup dirawa sebagai pengurai. Co :Methanobacterium
2.        Bakteri halofil : Bakteri yang hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi. Co :Halobacterium
3.        Bakteri termoasidofil : Hidup di lingkungan ekstrim yang panas dan asam. Kondisi optimal : temperatur 60-80 derajat Celsius dengan pH 2-4. Bakteri ini terdapat pada daerah yang mengandung asam sulfat, misalnya di kawah vulkanik. Co : Sulfolobus dan Thermoplasma

C.        Bakteri dalam kehidupan manusia
  • Bakteri yang menguntungkan : 
1.        Eubacteria 
§  Pembusukan sisa-sisa makhluk hidup. Co : E. Coli
§  Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi. Co : Acetobacter : Pembuatan asam cuka, Lactobacillus bulgaricus : Pembuatan yogurt
§  Berperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen. Co : Rhizobium leguminosarum
§  Penyubur tanah. Co : Nitrosococcus
§  Penghasil antibiotik. Co : Bacillus polymixa : Polimiksin B
§  Penelitian rekayasa genetika
§  Pembuatan zat kimia. Co : Clostridium acetobutylicum
2.        Archaebacteria : Berperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran hewan sehingga menghasilkan energi alternatif metana berupa biogas. Co : Methanobacterium
  • Bakteri yang merugikan
1.        Eubacteria :
§  Pembusukan makanan. Co : Clostridium botulinum
§  Penyebab penyakit pada manusia. Co : Mycobacterium tuberculosis (TBC), Vibrio chloerae(kolera/muntaber), Clostridium tetani (tetanus)
§  Penyebab penyakit pada hewan. Co : Bacillus anthracis (antraks pada sapi)
§  Penyebab penyakit pada tanaman budidaya. Co : Pseudomonas solanacearum 
2.        Archaebacteria : Penyebab kerusakan makanan yang diawetkan dengan garam
  • Penanggulangan terhadap bakteri :
1.        Pengawetan dan pengolahan makanan
1.        Pemanisan
2.        Pengeringan
3.        Pengasapan
4.        Pengasinan
5.        Pendinginan
6.        Pasteurisasi : Pemanasan dengan suhu 63-72 derajat Celsius selama 15-30 menit. Dilakukan pada susu untuk mematikan bakteri patogen dan mempertahankan rasa dan aroma khas susu
7.        Sterilisasi : Pemanasan dengan menggunakan udara panas/uap air panas bertekanan tinggi. Menggunakan oven dengan temperatur 170-180 derajat Celsius. Untuk mensterilkan peralatan gelas. Alat : Autoklaf
2.        Kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan
1.        Menjaga kebersihan lingkungan
2.        Menjaga kebersihan badan
3.        Makan makanan sehat
4.        Cukup istirahat
5.        Melakukan olah raga
3.        Imunisasi
1.        Vaksin kolera : Kolera
2.        Vaksin tifus : Tifus
3.        Vaksin BCG : TBC
4.        Vaksin DPT : Difteri, tetanus, batuk


BAB 5
PROTISTA
  • Ciri protista :
1.        Sel eukariotik
2.        Uniseluler/multiseluler
3.        Tidak memiliki jaringan yang sebenarnya 
  • Protista yang menyerupai jamur :
1.        Merupakan jamur parasit dan predator yang menghasilkan spora. Jamur parasit merupakan jamur air pengurai uniseluler yang hidup di perairan. Jamur predator/fagosit merupkan jamur lendir yang hidup menyerupai amoeba
2.        Kesamaan dengan jamur adalah :
§  Memiliki struktur yang menghasilkan spora
§  Heterotrof
§  Parasit/pengurai
3.        Jamur air (Oomycota) :
§  Hidup bebas dan mendapatkan nutrisi dari sisa tumbuhan di kolam, danau, dan aliran air
§  Hidup di dalam jaringan yang mati pada tumbuhan
§  Parasit pada organisme akuatik
§  Patogen pada tanaman
§  Reproduksi seksual : Penyatuan gamet jantan dan betina
§  Contohnya : Saprolegnia (parasit pada hewan air), Plasmopora viticula (pada buah anggur), Phytophthora infestans (pada kentang dan tomat)
4.        Jamur lendir (Myxomycota) :
§  Menghasilkan sel-sel yang hidup bebas pada sebagian siklus hidupnya disebut amoeboid
§  Predator fagosit karena menelan bakteri, hama, spora, dan berbagai komponen organik
§  Co : Dictyostelium discoideum
  • Protista yang menyerupai hewan :
1.        Dikenal dengan istilah Protozoa
2.        Uniseluler dan heterotrofik
3.        Eukariotik
4.        berukuran mikroskopis, 10-200 mikron
5.        Reproduksi aseksual : Pembelahan biner
6.        Reproduksi seksual : Konjugasi
7.        Inti makronukleus : Mengatur metabolisme
8.        Inti mikronukleus : Konjugasi
9.        Vakuola makanan : Cerna
10.     Vakuola kontraktil : Osmoregulator
11.     Jika lingkungan kering, akan membentuk krista
12.     Klasifikasi berdasarkan alat geraknya :
§  Rhizopoda :
1.        Alat gerak : Pseodopoda (kaki semu)
2.        Ektoamoeba (bebas) :
§  Foraminifera : Tanah globigerina (indikator minyak)
§  Amoeba
§  Radiolaria : Tanah radiolaria (bahan penggosok)
§  Arcella
§  Diflugia
3.        Entamoeba (parasit) :
§  Ginggivalis : Gusi
§  Dysentriae : Disentri
§  Coli : Di kolon
4.        Tidak memiliki bentuk tetap
5.        Sitoplasmanya terdiri dari Ektoplasma dan Endoplasma
§  Flagellata :
1.        Alat gerak : Flagellum (bulu cambuk)
2.        Bebas :
§  Euglena : Euglenophyta
§  Voluax
§  Noctiluca Miliaris : Kunang laut
3.        Parasit :
§  Di darah manusia :
1.        Leismania donovani : Kalazar
2.        Tryponosoma cruzi : Anemia
3.        Tryponosoma gambiue : Tidur
§  Di usus manusia :
1.        Giordialamblia : Diare
§  Di alat kelamin :
1.        Trichomonas vaginalis
§  Di darah ternak :
1.        Trypanosoma evansi : Surrah
§  Cilliata :
1.        Alat gerak : Silia (rambut getar)
2.        Balantidium coli
3.        Vorticella : Bentuk lonceng
4.        Stentor : Bentuk terompet
5.        Paramecium
6.        Suctoria
7.        Didinum
8.        Stylonichia
§  Sporozoa :
1.        Tidak memiliki alat gerak
2.        Toxoplasma gondii : Tokso pada janin
3.        Plasmodium :
§  Falcivarum : Tropika (1 x 24 jam)
§  Vivax : Tertiana (2 x 24 jam)
§  Malariae dan ovale : Guartana (3 x 24 jam)
4.        Reproduksi vegetatif : Pembelahan biner
5.        Reproduksi generatif : Pembentukan gamet dilanjutkan dengan penyatuan gamet jantan & betina
13.     Peran protozoa dalam kehidupan manusia :
§  Menguntungkan :
1.        Foraminifera, cangkang, atau kerangkanya merupakan petunjuk dalam pencarian sumber daya minyak, gas alam dan mineral
2.        Radiolaria, kerangkanya jika mengendap di dasar laut menjadi tanah radiolaria
§  Merugikan :
1.        Entamoeba histolytica : Diare
2.        Trypanosoma brucei : Penyakit tidur di Afrika
3.        Leishmania : Penyakit kala-azar
4.        Trichomonas vaginalis : Parasit, pada alat kelamin wanita dan saluran kelamin laki-laki
5.        Toxoplasma gondii : Toksoplasmosis
6.        Plasmodium : Penyakit malaria 
  • Protista yang menyerupai tumbuhan :

1.        Ganggang uniseluler ada yang hidup soliter dan ada yang hidup berkoloni
2.        Ganggang multiseluler ada yang berbentuk benang/lembaran
3.        Struktur yang tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun disebut talus
4.        Eukariotik, memiliki kloroplas (organel yang mengandung zat warna (pigmen) yang digunakan untuk berfotosintesis
5.        Pigmen dalam kloroplas berfungsi menyerap energi cahaya matahari yang berguna untuk proses fotosintesis. Pigmen utama fotosintesis adalah klorofil
6.        Pigmen tambahan : karoten dan fikobilin
7.        Pirenoid berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan pada sema jenis ganggang
8.        Organisme autotrof, berperan sebagai produsen
9.        Beberapa jenis ganggang yang berbentuk talus, reproduksi : Metagenensis (pergiliran keturunan). Metagenesis terjadi antara generasi penghasil spora (sporofit/vegetatif) dan generasi penghasil gamet (gametofit/generatif)
10.     Cara reproduksi pada ganggang :
1.        Isogami : Penyatuan 2 gamet yang berbeda jenis namun memiliki bentuk dan ukuran sama
2.        Anisogami : Penyatuan 2 gamet yang berbeda jenis, memiliki bentuk sama namun ukuran berbeda
3.        Oogami : Penyatuan 2 gamet yang berbeda bentuk dan ukuran
                        Reproduksi aseksual : Pembelahan biner (ganggang uniseluler), fragmentasi (ganggan multiseluler berbentuk filamen dan talus), dan pembentukan spora (ganggang uniseluler maupun ganggang multiseluler)
                        Reproduksi seksual : Penyatuan 2 gamet yang berbeda jenis
                        Klasifikasi ganggang :
§  Euglenoid (euglenophyta) :
1.        Memiliki pigmen merah (fikobilin)
2.        Mendeteksi dan bergerak menuju cahaya
3.        Uniseluler, tidak memiliki dinding sel
4.        Reproduksi aseksual : Pembelahan biner
5.        Contoh : Euglena
§  Ganggan keemasan (chrysophyta) :
1.        Pigmen dominan : Santofil (keemasan)
2.        Uniseluler soliter (co : Ochromonas)
3.        Multiseluler (co : Vaucheria)
4.        Dinding sel mengandung hemiselulosa, silika, dan pektin
5.        Reproduksi aseksual : Pembelahan biner & pembentukan spora
6.        Reproduksi seksual : Penyatuan 2 jenis gamet
7.        Contohnya : Navicula,Synura, dan Mischococcus
§  Ganggang api (pyrrophyta/dinoflagellata) :
1.        Mampu berpendar
2.        Menyebabkan timbulnya red tide yang menghasilkan toksin (racun) yang dapat membunuh ikan & hewan laut disekitarnya. Pada manusia dapat menimbulkan kerusakan otak pada manusia yang memakan makanan laut yang tercemar toksin tersebut
3.        Pigmen : Klorofil a dan c, santofil, dinosantin, dan fikobilin
4.        Hanya hidup di laut dan dikenal sebagai produsen utama fitoplankton laut
5.        Reproduksi aseksual : Pembelahan biner
6.        Contoh : Gymnodinium breve, Gambierdiscus toxicus, Gonyaulax, Noctiluca scintillans
§  Ganggan hijau (chlorophyta) :
1.        Pigmen dominan : Klorofil a dan b
2.        Multiseluler, uniseluler
3.        Hidup di air tawar
4.        Contohnya : Ulva, Chlorella, Chlorococcum, Chlamydomonas, Volvox, Gonium dll
5.        Reproduksi aseksual : Membelah diri, pembentukan spora, dan fragmentasi
§  Ganggang coklat (phaeophyta) :
1.        Pigmen dominan : Fukosantin
2.        Cadangan makanan disimpan dalam laminarin
3.        Reproduksi aseksual : Fragmentasi
4.        Reproduksi seksual : Isogami, anisogami, dan oogami
5.        Contohnya : Sargassum, Laminaria, Turbinaria, fucus vesiculosus, Macrocystis, Nereocystis, dan Hormosira
§  Ganggang merah (rhodophyta) :
1.        Pigmen dominan : Fikoeritrin
2.        Cadangan makanan : Tepung florid
3.        Reproduksi aseksual : Spora
4.        Reproduksi seksual : Oogami
5.        Contoh : Euchema spinosum, Gelidium robustum, Chondrus crispus, Gigartina mammilosa, Gracillaria verrucosa dll
                        Manfaat gangang bagi manusia :
§  Chlorella, Suplemen bergizi tinggi
§  Ulva, Caulerpa, dan Enteromorpha, Sumber makanan berupa sayur
§  Ganggang merah, penghasil gelatin untuk pembuatan agar-agar
§  Ganggang keemasan, bahan peledak, bahan penggosok
§  Ganggan coklat, Pupuk pertanian
§  Laminaria digitalis, Penghasil yodium untuk obat penyakit gondok
§  Macrocystis dan Laminaria, Penghasil asam alginat


BAB 6
FUNGI (JAMUR)
  • Ciri-ciri jamur :
1.        Eukariotik yang memiliki dinding sel
2.        Tidak memiliki klorofil
3.        Makanannya berupa bahan organik yang diperoleh dari lingkungannya, baik dari mahkluk hidup lain atau dari sisa mahkluk hidup
4.        Dinding sel tersusun dari kitin
5.        Beberapa memiliki zat warna, seperti Amanita muscaria
6.        Jamur multiseluler memiliki sel-sel memanjang berupa benang-benang (hifa)
7.        Hifa pada jenis jamur tertentu memiliki sekat antar-sel yang disebut septum
8.        Hifa tanpa sekat : Hifa senositik
9.        Hifa jamur bercabang-cabang dan berjalin membentuk miselium
10.     Miselium vegetatif : Menyerap makanan
11.     Miselium generatif : Alat reproduksi, menghasilkan spora
12.     Melakukan pencernaan secara ekstraseluler atau di luar tubuh jamur
13.     Bersifat heterotrof
  • Berdasarkan cara memperoleh makanannya :
1.        Saprofit : Memperoleh zat organik dari sisa-sisa organisme mati dan bahan tak hidup. Sebagai pengurai (dekomposer) utama
2.        Parasit : Memperoleh zat organik dari organisme hidup lain. Merugikan organisme inangnya karena dapat menyebabkan penyakit
3.        Simbiosis mutualisme : Hidup saling menguntungkan dengan organisme lain. Contohnya : Jamur bersimbiosis dengan ganggang hijau biru membentuk lumut kerak dan jamur yang bersimbiosis dengan akar tanaman tingkat tinggi membentuk mikoriza
  • Habitatnya :
1.        Tempat basah/lembab di daratan
2.        Organisme/sisa-sisa organisme di laut/air tawar
3.        Lingkungan asam
4.        Konsentrasi gula tinggi

  • Reproduksi aseksual :
1.        Pembentukan kuncup/tunas pada jamur uniseluler
2.        Pemutusan benang hifa (fragmentasi miselium) pada jamur uniseluler
3.        Pembentukan spora aseksual (spora vegetatif) pada jamur multiseluler. Spora aseksual berupa :
§  Sporangiospora : Dihasilkan dari pembelahan mitosis sel dalam kotak spora (sporangium) yang terdapat pada ujung sporangiofor (struktur yang mendudukung sporangiofor)
§  Konidiospora : Dihasilkan dari pembelahan mitosis sel pada ujung konidiofor (penudukung konidia)
  • Reproduksi seksual : Pembentukan spora seksual yang dihasilkan secara singami (penyatuan sel/hifa yang berbeda jenis)
  • Klasifikasi berdasarkan cara reproduksi seksualnya :
a)       Zigomycota :
§  Hifa tak bersekat
§  Hifa berdiferensiasi membentuk sporangium
§  Alat reproduksi seksual : Zigosporangium yang berdinding tebal dan bewarna kehitaman
§  Tidak memiliki tubuh buah
§  Habitatnya :
1.        Merupakan jamur terestrial (daratan)
2.        Saprofit pada makanan/pada sisa tumbuhan dan hewan
3.        Parasit pada manusia dan tumbuhan
4.        Bersimbiosis saling menguntungkan dengan organisme lain
§  Reproduksi aseksualnya : Fragmentasi miselium atau pembentukan spora aseksual (spora vegetatif) yang dihasilkan oleh sporangium
§  Peranannya :
1.        Rhizopus oryzae : Pembuatan tempe
2.        Mucor javanicus : Pembuatan tape
3.        Rhizopus stolonifer, Rhizopus nigricans, Mucor mucedo, Pilobolus : Pengurai saproba sisa organisme/bahan yang terbuat dari produk organism
b)       Ascomycota :
§  Sebagian besar multiseluler, uniseluler (Saccaromyces cerevisiae)
§  Yang multiseluler hifanya bersekat
§  Alat reproduksi aseksualnya : Hifa yang berdiferensiasi membentuk konidiofor
§  Alat reproduksi seksualnya : Askus
§  Tubuh buah pada Ascomycota : Askokarp
§  Peranannya :
§  Saccharomyces cerevisiae : Pembuatan roti dan minuman beralkohol (mengubah gula menjadi alkohol (etanol) dan karbon dioksida)
§  Saccharomyces ellipsoideus : Pembuatan wine dari buah anggur
§  Saccharomyces tuac : Pembuatan tuak dari air nira
§  Neurospora crassa : Oncom
§  Morchella esculenta dan Sarcoscypha coccinea : Tubuh buahnya dapat dimakan
§  Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum : Antibiotik
§  Penicillium camembertz dan Penicillium roqueforti : Keju
c)        Basidiomycota :
§  Jamur multiseluler hifanya bersekat
§  Tubuh buah pada Basidiomycota : Basidiokarp
§  Alat reproduksi seksualnya : Basidiospora
§  Reproduksi aseksualnya : Membentuk spora konidia
§  Peranannya :
-          Jamur kuping (Auricularia polytricha), jamur merang (Volvariella volvacea), dan jamur shitake (Lentinula edodes) : Dapat dimakan tubuh buahnya
-          Jamur kayu (Ganoderma) : Obat/makanan suplemen
Yang merugikan :
-          Jamur karat (Puccinia graminis) : Parasit pada daun tanaman pertanian
-          Punnicinia arachidis : Parasit pada tanaman kacang
-          Ustilago maydis : Parasit pada jagung
-          Amanita ocreata dan Amanita phalloides : Beracun dan mematikan bila dimakan
-          Amanita muscaria : Menyebabkan halusinasi bila dimakan
d)       Deuteromycetes :
§  Bukan kelompok jamur sebenarnya dalam klasifikasi jamur
§  Setiap jenis jamur sudah diidentifikasi tetapi belum diketahui reproduksi seksualnya dikelompokkan dalam deuteromycetes (jamur tidak sempurna)
§  Jika cara reproduksi suatu jenis jamur Deuteromycetes diketahui, jamur tersebut akan dikelompokkan ulang menjadi anggota salah satu divisi jamur Zygomycota, Ascomycota, atau Basidiomycota
  • Lumut kerak :
1.        Bentuk kehidupan saling menguntungkan antara jamur dan organisme fotosintetik
2.        jamur dalam lumut kerak umumnya adalah Ascomycota dan Basidiomycota, sedangkan organisme fotosintetiknya adalah Cyanobacteria/ganggan hijau uniseluler
3.        Jamur memperoleh hasil fotosintesis dari Cyanobacteria
4.        Jamur bertugas menjaga ketersediaan air bagi Cyanobacteria
5.        Cyanobacteria memperoleh nutrien untuk fotosintesis yang diserap oleh jamur dari lingkungan
6.        Reproduksi aseksual : Fragmentasi badan vegetatif (talus) atau dengan soredia
7.        Reproduksi seksualnya : Jika yang bersimbiosis adalah Ascomycota dan Basidiomycota yang menghasilkan askospora dan basidiospora
  • Mikoriza :
1.        Simbiosis mutualisme antara jamur dan akar tumbuhan tingkat tinggi
2.        Jamur memperoleh senyawa organik
3.        Tumbuhan memperoleh air dan mineral (terutama fosfor) yang diserap oleh jamur dari dalam tanah, jamur juga menyediakan hormon pertumbuhan tertentu yang melindungi akar tumbuhan terhadap infeksi mikroorganisme

Lucuuu

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

AGAMA ISLAM

MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X 1.     Al-Asmā’u al-Husnā  artinya adalah nama-nama yang baik dan indah yang hanya dimil...